Senin, 05 Juni 2017

delete account spotify

Gak rugi sih buat akun spotify, bisa dengerin lagu gratis (kalo mau premium teteup atuh, bayar haha). Well, kalo ada yang mau hapus akun, semoga postingan ini bisa membantu.

1. Log in di https://open.spotify.com/
2. Open https://www.spotify.com/
3. Klik "About" atau "Tentang"


4.Klik "Contact us" atau "Formulir kontak"



5. Klik "Account" atau "Akun kamu"

6. Klik yang dilingkari


7. "Close account" or "Menutup akun"


You can add some information to them about ur reason to delete ur account. It'll help the, to improve their company.




This entry was posted in

Sabtu, 03 Juni 2017

Kalau Mau Mengomentari, Lu Harus Jadi Lebih Baik Dulu

Oh, com'on!

Masa harus jadi koki dulu baru boleh bilang "Mah, ini sayurnya keasinan."
Masa harus jadi makeup artist dulu baru boleh bilang "Say, alisnya naik sebelah." 
Masa harus jadi videografer dulu baru boleh bilang "Bang, videonya goyang banget saya pusing."
Masa harus jadi graphic designer dulu baru boleh bilang "Ini fontnya kalo dibesarin, pesannya pasti lebih kebaca."
.
.
Lain-lain.

Ini pendapatku, semua orang berhak berkomentar, apa saja. Tapi perlu diingat, sebaiknya jika anda mengomentari suatu postingan pastikan komentar anda berkaitan dengan yang dibahas dan sesuai kapasitas anda (jangan sampe kayak orang sok tau. sok iye, sok bijak, apalagi sok jadi pemuka agama). Kalau anda memang ahli dalam hal tersebut pun, sebaiknya anda membuka interaksi seperti diskusi. Bakal adem deh dunia ini.

The power of sosial media emang kuat banget, bahkan bangsa kita sekarang sedang goyah karna berita hoax. Memang gak semua orang yang percaya dengan berita-berita yang tersebar, tapi jika dibandingkan dengan orang yang percaya berita tanpa literature review dulu (hasegh!), angka orang yang termakan berita hoax di negara ini lebih banyak. Aku gak bisa ngasih angkanya, tapi ya sama-sama tau aja lah apa yang sedang terjadi.

Gini, kolom komentar ada itu dibuat guna menciptakan interaksi antara orang dengan yang membuat postingan (baik video, artikel, status, cuitan dll). Tentu yang seharusnya dikomentari itu terkait dengan apa yang diposting dong? Tapi terkadang yang komen ini agak lari pikirannya, yang diposting apa komennya apa, dan gak berguna pula. Ada yang "terpelatuqe", eh tubir deh.

Inti sarinya, tarik aja sendiri.

Love, peace and gaawwll~~

Topeng

"Kita hidup dizaman yang semua orang bisa memanipulasi kepribadian kita."

WHAT?! Memanipulasi kepribadian?
Aku gak tau kata apa yang cocok untuk definisi: everybody can manipulate their personality, they can show their personality as a sweet, good, smart, sexy, highfashion, hot, religious, strong, famous person etc. Yea, they can and they may do that.

Social media help us to make it happen. If we want to be a hot or sexy image, we can do post a hot picture of us. We can show a bitch face and skin as much as possible. If we want to be a good person, we can do post potongan ayat suci, share that we listen a religious song, and dress like we a religios person. We can be whoever we want, but listen. That's not you, that's somebody you want to be.

Actually, I do not care about them. Whatever they did, it's not my bussiness. But sometimes, I cant control my mouth to not to mocking at them. LIKE Y R U SO FAKE? Y R U ALWAYS ACTING LIKE U DO SOMETHING ACTUALLY U'RE NOT? Y R U DID THINGS THAT ACTUALLY NOT UR THINGS? Y R U HANGOUT WITH RICH PEOPLE, BUT ACTUALLY YOU CANT AFFORD IT? WHAIIIII PEOPLE WHAAAII? R U NEED ATTENTION? Yea, you want to be famous right? you want to a good, swag, highfashion etc? Oh, I see.

I'm just wondering guys. 

Just be you.