Seorang gadis yang sok mandiri sedang bertengkar dengan pikirannya. Dimana dia harus mempertanggung jawabkan pilihan nya, itu sulit. Karena ia memilih pilihan yang bukan sebenarnya pilihannya. Bicara tentang memilih.. memilih itu pekerjaan yang rumit, apalagi kalau kau dihadapkan dengan banyak pilihan. Katakanlah pilihanmu hanya dua ya, dan dari kedua pilihan itu pasti ada nikmat dan resiko yang akan kau dapat. Nah, bayangkan aja kalau kau punya banyak pilihan, siap-siap galau!
Dia, berada di kampung orang sekarang. Dia, sedang mempertanggung jawabkan pilihannya. Dia, sedang belajar memahami bahasa mesin. Dia, sedang berkelahi dengan pikirannya. Dia, sempat berpikir bahwa dirinya akan kesepian, tanpa teman, tanpa keluarga, dan tanpa musuh-musuhnya. Hidup memang berat. Tapi, kayanya semua pikiran dia yang udah bercabang kemana-mana itu dipatahkan oleh persekutuan orang-orang dalam organisasi.
"Jika tak punya, maka cari."
Dia punya keluarga, teman dan musuh dikampung nya, jumlah nya banyak, entah lebih banyak keluarga, teman atau musuh pun gak masalah, yang penting jumlahnya banyak. Tapi.. dia gak lagi tinggal dikampung nya, dia udah hijrah kekampung orang. Tinggallah semua orang yang dia kenal dikampungnya. Dia gak punya lagi orang-orang yang dikenalnya dikampung orang, bahkan orang itu sendiri pun dia tak kenal. Pergilah dia ketempat persekutuan orang-orang yang ia kira bisa nerima dia, organisasi sebutannya. Dia harus punya banyak teman, keluar dan musuh disini, maka masuklah dia ke lebih dari satu organisasi, dan membawa harapan ia bisa mendapat kan keluarga, teman dan musuh dikampung orang.
Hai, Salam kenal!
Dia, berada di kampung orang sekarang. Dia, sedang mempertanggung jawabkan pilihannya. Dia, sedang belajar memahami bahasa mesin. Dia, sedang berkelahi dengan pikirannya. Dia, sempat berpikir bahwa dirinya akan kesepian, tanpa teman, tanpa keluarga, dan tanpa musuh-musuhnya. Hidup memang berat. Tapi, kayanya semua pikiran dia yang udah bercabang kemana-mana itu dipatahkan oleh persekutuan orang-orang dalam organisasi.
"Jika tak punya, maka cari."
Dia punya keluarga, teman dan musuh dikampung nya, jumlah nya banyak, entah lebih banyak keluarga, teman atau musuh pun gak masalah, yang penting jumlahnya banyak. Tapi.. dia gak lagi tinggal dikampung nya, dia udah hijrah kekampung orang. Tinggallah semua orang yang dia kenal dikampungnya. Dia gak punya lagi orang-orang yang dikenalnya dikampung orang, bahkan orang itu sendiri pun dia tak kenal. Pergilah dia ketempat persekutuan orang-orang yang ia kira bisa nerima dia, organisasi sebutannya. Dia harus punya banyak teman, keluar dan musuh disini, maka masuklah dia ke lebih dari satu organisasi, dan membawa harapan ia bisa mendapat kan keluarga, teman dan musuh dikampung orang.
Hai, Salam kenal!


